Pelatihan AVR

14 Februari 2012

SMK ICT Nurmadinah (part1)

Assalamu'alaykum wr wb

saya mau bercerita sedikit tentang sebuah SMK dimana saya sedikit berbagi ilmu dan pengalaman disana. ya singkat ceritanya saya mengajar disana, dan sudah hampir 2 bulan saya mondar mandir pasteur padasuka untuk sekedar bertemu dan bertegur sapa dengan murid-murid kelas 3. ya sekalian hitung2 buat berbagi ilmu dan beramal juga. :)

di SMK ICT Nurmadinah ini, para siswanya diarahkan untuk menguasai bidang jaringan komputer. menurut cerita dari para pendirinya, SMK ini tujuannya bener-bener sangat mulia. yaitu ingin memberikan sarana untuk anak-anak dari keluarga yang kurang mampu untuk bisa bersekolah lagi. disamping itu yang lebih spesial lagi, sekolah ini mempunya visi yang lebih menarik. yaitu begitu siswa-siswanya sudah lulus mereka tidak hanya mahir dalam bidangnya, namun juga bisa jadi ustadz alias bisa berdakwah. "wow" saya bergumam. SMK ini tergolong baru, baru juga siswa angkatan pertamanya menginjak kelas 3. jadi baru sekitar 2 tahun mereka berdiri.

SMK ini berada di bawah yayasan Wahdah Islamiyah Bandung (wahdahbandung.or.id). karena dirancang untuk kalangan yang kurang mampu, maka di SMK ini disediakan beasiswa. dan yang paling membuat saya tercengan adalah kriteria beasiswanya. kalo kriterianya untuk kalangan yang kurang mampu mungkin itu biasa saja, tapi yang lebih mengejutkan (bagi saya) adalah mereka harus menyetor hafalan setiap semester 1 juz. "wow" (lagi). bahkan mungkin saya ga bisa untuk memenuhi kriterianya, hahaha...

terletak di kawasan yang kurang "eye catching" membuatnya bener2 terpencil untuk skala kota bandung yang hingar bingar. dan banyak hal yang membuat saya agak sesak ketika berkunjung ke lokasi SMK tersebut.agak berbeda memang dari apa yang saya bayangkan, meski saya juga tidak membayangkan semua akan "wah",  namun benar2 tak terlihat seperti sebuah sekolah. sampai saya bertanya pada diri sendiri "eh, aku ga nyasar kan??", namun saat saya menelpon ustadz wawan, kontak yang diberikan rekan kerja saya di kantor. beliau mengangkat panggilan saya "Waalaykumussalam, ya masuk aja pak, pintu gerbang tidak dikunci". agak tertegun juga. bangunannya terlihat sudah lama dan terkesan memang "agak dipaksakan" untuk menjadi sebuah sekolah. ada sebuah Musholla yang keliatannya memang punya yayasan Wahdah Islamiah. ada juga 2 ruang kelas dan 1 ruang lab komputer. jadi terpikir, "kalo begitu, 1 kelas lagi mau ditaroh dimana ya?". begitu banyak pertanyaan yang berputar-putar dikepalaku.

saat itu saya langsung mencoba masuk ke ruangan lab komputer, dan yang lebih membuat saya tak bisa berkata adalah disana hanya tersedia 3 buah komputer. "MasyaAllah". benar-benar diluar dugaan.

selesai mengunjungi sekolah tersebut, yang paling membuat saya salut adalah walaupun mereka hanya bisa memfasilitasi dengan fasilitas yang minim, mereka tetap maju. walaupun juga mereka tak mendapatkan sekeping logam dari muridnya. namun mereka tetap mau melangkah. "Subhanallah".

walaupun kesan pertama memang tak sebaik apa yang terbayang. namun itu juga tak menyurutkan niatku untuk tetap berbagi ilmu disana. :)


"Jika sepotong jeruk terlihat asam dan ternyata rasanya benar benar asam. maka giliranmu lah yang bisa mengasumsikannya manis dan mengolahnya"

_lanjut ke part 2 ya :)_

Wassalamualaykum wr wb
Fardhady HK Hanggara